BlackBerry sebelumnya memang dikabarkan
akan menjual perusahaannya agar tak terus merugi dengan apa yang mereka
kerjakan saat ini. Perusahaan ini akhirnya mendapatkan salah satu
negosiasi awal oleh Fairfax Financial. Kabarnya Fairfax Financial
sekarang sedang dalam tahap pendekatan untuk membeli perusahaan yang
berbasis di Canada tersebut. Ini sendiri sebenarnya belum fix, karena
semua baru sebatas negosiasi, kemungkinan lain masih bisa didapatkan
jika negosiasi antara BlackBerry dan Fairfax Financial tidak menemukan
titik terang.
Meskipun demikian, ternyata BlackBerry
tidaklah gentar dengan apa yang dihadapinya kini. Hal ini dikarenakan
meski mereka tidak mendapatkan sebuah hasil akhir pada proses negosiasi,
ternyata masih banyak perusahaan-peruasahan besar yang siap menampung
BlackBerry. Bahkan perusahaan-perusahaan tersebut tak tanggung-tanggung,
mereka adalah raksasa-raksasa perusahaan IT di dunia sekarang ini.
Perusahaan-perusahaan tersebut adalah Google, Cisco, Intel, SAP, LG,
hingga Samsung. Seperti yang dilansir pada lama Router,
perusahaan-perusahaan tersebut dikabarkan tertarik dengan BlackBerry.
Dari beberapa perusahaan raksasa
tersebut, memang masih belum diketahui perusahaan mana saja yang menaruh
keinginan yang lebih besar untuk membeli BlackBerry. Hal ini masih
belum terungkap, pada sumber juga tidak disebutkan mengenai hal ini.
Namun alasan untuk membeli perusahaan BlackBerry sudah jelas sekali.
Perusahaan-perusahaan tersebut tertarik untuk mendapatkan BlackBerry
karena perusahaan tersebut memiliki beberapa paten dan juga jaringan
server.
Sayangnya dibalik berbagai penawaran
yang telah dilakukan tersebut, BlackBerry ternyata memiliki kendala pada
harga aset perusahaan. Mungkin hal inilah yang membuat perusahaan lain
harus melakukan negosiasi ulang sebelum menemukan kata deal dengan
perusahaan tersebut. Terlebih karena perusahaan itu juga sedang
mengalami kondisi finansial yang paling buruk yang pernah mereka alami.
Aset BlackBerry dari tahun ke tahun terus menurun, penurunan yang besar
pun dapat terlihat pada tahun ini. Bahkan jumlahnya mencapai 50% jika
dibandingkan tahun kemarin. <bms>
IDGS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar